Imbas Corona di Dunia Sepak Bola
Sepak Bola

Imbas Corona di Dunia Sepak Bola

Sejak ditetapkan sebagai pandemi, corona merubah segalanya. Yang awalnya kita bisa dengan bebas melakukan apapun yang kita mau, sekarang kita semua serba terbatas. Bukan hanya satu atau dua orang saja yang mengalami ini, namun hampir semua orang di dunia ini merasakan dampak dari covid-19 ini. Termasuk juga pemain sepakbola bola dunia seperti Ronaldo, Messi dan lainnya.

Seperti yang kita ketahui salah satu olahraga yang paling diminati masyarakat dunia dan bisa diobilang hiburan sehari-hari kita. Banyak liga-liga di dunia hampir 90% menghentikan pertandingan-pertandingan sisa musim ini.

Tentu hal yang berat bagi pemain maupun penonton, hal terburuk bisa saja terjadi misalkan pembatalan juara liga karena belum tuntas semua laga yang harus dijalani, jadwal yang molor dan masih banyak lainnya.

Hal seperti ini tentu merugikan banyak pihak, terutama para pemain bola. Mengapa seperti itu, karena bisa jadi mereka akan mendapatkan pemotongan gaji atau kurangnya pemasukan. Apalagi bagi pemain yang memang menggantungkan hidupnya hanya dari sepakbola.

Dengan adanya pemberhentian sementara liga-liga dunia tentu sponsorship klub-klub yang bertanding akan berkurang dan mengurangi anggarannya.

Yang lagi treding adalah pemain top dunia, peraih 5 Baloon D’or yaitu Cristiano Ronaldo. Bukan CR 7 namanya kalau tidak membuat keterkaguman. Mulai dari humblenya dia, ramahnya dia, baiknya dia dan keunikan dia.

CR 7 saat ini dikabarkan rela dipotong gajinya karena kasus korona ini. Mengutip dari laman Bolanet disebutkan bahwasannya gaji Ronaldo akan dipotong sebesar 12% dari yang biasanya.

Ternyata buka CR7 saja yang mengelami hal demikian, semua pemain Juventus juga dikabarkan akan mengalami pemotongan gaji dan sudah disepakati dalam rapat yang diadakan oleh pihak club dan perwakilan pemain Si Nyonya Tua ini.

Bisa jadi semua klub akan melakukan pemotongan gaji pemainnya, bukan hanya Juventus ternyata Barca juga melakukan hal tersebut. Seperti yang dilansir oleh Bolanet.com, tim barca diperkirakan akan merugi hingga 100 juta euro, maka dengan itu manejemen klub akan mempertimbangkan untuk pemangkasan gaji para pemainnya.

Hal sama akan dirasakan oleh klub-klub top Eropa dikarenakan kabar yang santer berhembus mengatakan bahwa UEFA resmi menghentikan semua kompetisi dan kegiatan internasionalnya sampai waktu yang belum bisa ditentukan.

Secara otomatis klub-klub yang bersaing di UEFA Champinship dan UCL akan mengalami kemrosotan dalam hal pemasukan baik dari sponsor, tiket dan pembelian merchandise. Bukan hanya di Eropa lho yang seperti ini, di negara kita tercinta Indonesia lebih waw lagi karena kabar terbaru dengan dihentikannya semua kompetisi resmi membuat gaji wasit pun ikut berhenti.

Sungguh ironis dampak covid-19 di dunia sepakbola dunia. Mulai dari terpaparnya beberapa staf, pemain, pelatih dan pemilik klub oleh covid-19 dan bahkan ada salah satu dokter klub yakni Stade De Reims League 1 yang bunuh diri akibat terkena virus ini, hingga pemberhentian liga secara serentak serta pemotongan gaji pemain dan wasit.

Semoga badai akan segera berlalu, semoga dunia sepakbola bisa tersenyum seperti biasanya.